Resources

Sharing knowledge: Indigenous organisations from Suriname and Guyana exchange community resource mapping and territorial management planning experiences

In March 2013 a delegation of six members of the Organisation of Kalin’a and Lokono peoples in Marowijne (KLIM) from Suriname travelled to the South Central and Deep South regions of Guyana to visit the Wapichan and Makushi people (united in SCPDA, the South Central Peoples Development Association) to exchange experiences and approaches related to community resource mapping and territorial management planning. The exchange visit between the Forest Peoples Programme partners demonstrated the great value and benefits of community-to-community learning. This was a long-standing wish of KLIM and SCPDA and was made possible through a grant from Siemenpuu Foundation. 

Berbagi pengetahuan: organisasi adat dari Suriname dan Guyana tukar menukar pengalaman dalam pemetaan sumber daya komunitas dan perencanaan pengelolaan wilayah

Sebuah pertukaran kunjungan baru-baru ini antara mitra Forest Peoples Programme dari Suriname dan Guyana menunjukkan nilai dan manfaat yang luar biasa dari pembelajaran antar masyarakat. Di bulan Maret 2013 sebuah delegasi beranggotakan enam anggota organisasi masyarakat Kalin’a and Lokono di Marowijne (KLIM) dari Suriname mengunjungi kawasan tengah selatan dan ujung selatan Guyana untuk mengunjungi masyarakat Wapichan dan Makushi (yang tergabung dalam SCPDA - the South Central Peoples Development Association atau Asosiasi Pengembangan Masyarakat Kawasan Tengah Selatan) untuk bertukar pengalaman dan pendekatan terkait pemetaan sumber daya masyarakat dan perencanaan pengelolaan wilayah. Ini merupakan sesuatu yang sudah sejak lama diharapkan oleh KLIM dan SCPDA dan berhasil diwujudkan melalui sebuah hibah dari Siemenpuu Foundation. 

Video: Workshop on customary sustainable use at Conference of the World Indigenous Network

The inaugural Conference of the World Indigenous Network (WIN) took place in Darwin, Australia from 26 to 31 May 2013. The WIN conference was designed to build a strong foundation for an innovative and enduring network of land and sea managers, with a programme aimed at coming together, connecting and sharing stories and experiences of indigenous peoples and local communities who have an active role in managing natural environments. Read more about the WIN here: http://www.worldindigenousnetwork.net/ 

Video: Lokakarya tentang pemanfaatan berkelanjutan berbasis adat pada Konferensi Jaringan Adat Dunia (World Indigenous Network)

Dari hari Minggu 26 Mei 2013 sampai hari Jumat 31 Mei 2013 Konferensi Jaringan Adat Dunia (WIN) perdana berlangsung di Darwin, Australia. Konferensi ini dirancang untuk membangun fondasi yang kuat untuk sebuah Jaringan Adat Dunia yang inovatif dan kokoh, dengan program yang ditujukan untuk Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal yang memiliki peran aktif dalam mengelola lingkungan alam, untuk datang bersama-sama, bertemu dan berbagi cerita dan pengalaman. Baca lebih lanjut tentang WIN di sini: http://www.worldindigenousnetwork.net/