Resources

Lembar Berita Elektronik FPP Juli 2013 (versi PDF)

Teman-teman terhormat,

Saling mengakui, saling menghormati dan saling menguntungkan adalah atribut-atribut yang diinginkan dari semua hubungan manusia. Masyarakat adat dan masyarakat-masyarakat hutan lainnya juga mengharapkan hal-hal ini dalam hubungan mereka dengan orang lain – apakah dengan pemerintah, perusahaan swasta, NGO atau organisasi masyarakat adat dan komunitas lainnya. Edisi Lembar Berita Elektronik Forest Peoples Programme kali ini melaporkan keadaan hubungan-hubungan antara masyarakat hutan dengan berbagai lembaga – seraya hubungan-hubungan ini dibina, diuji atau pecah – dalam perjalanan penegasan untuk menegakkan hak asasi manusia, keadilan sosial dan solidaritas.

Video: Lokakarya tentang pemanfaatan berkelanjutan berbasis adat pada Konferensi Jaringan Adat Dunia (World Indigenous Network)

Dari hari Minggu 26 Mei 2013 sampai hari Jumat 31 Mei 2013 Konferensi Jaringan Adat Dunia (WIN) perdana berlangsung di Darwin, Australia. Konferensi ini dirancang untuk membangun fondasi yang kuat untuk sebuah Jaringan Adat Dunia yang inovatif dan kokoh, dengan program yang ditujukan untuk Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal yang memiliki peran aktif dalam mengelola lingkungan alam, untuk datang bersama-sama, bertemu dan berbagi cerita dan pengalaman. Baca lebih lanjut tentang WIN di sini: http://www.worldindigenousnetwork.net/ 

Para Pihak dari Konvesi Keanekaragaman Hayati belum siap menerima ‘masyarakat adat’

Sebuah hasil yang mengecewakan bagi masyarakat adat pada pertemuan ke-11 Conference of the Parties (COP11) to the Convention on Biological Diversity (CBD) di Hyderabad, India, 8-19 Oktober 2012: Para Pihak gagal mengadopsi keputusan untuk memperbarui terminologi “komunitas adat dan komunitas lokal” yang digunakan CBD menjadi “masyarakat adat dan komunitas lokal”, akibat tentangan beberapa pihak.