Resources

Dalam UNPFII17: Peran konservasi dalam memajukan hak-hak adat yang diteliti

Sebuah kesenjangan yang dirasakan antara kelanjutan kepemilikan tradisional dan pengelolaan lahan oleh masyarakat adat dan konservasi sumber-sumber daya yang sama ini telah menjadi ajang kontestasi antara masyarakat adat dan organisasi konservasi sejak deklarasi Taman Nasional Yellowstone pada tahun 1872.

Warga Sengwer ditembak mati oleh penjaga hutan yang didanai EU

Robert Kirotich yang berusia 41 tahun hari ini ditembak mati oleh penjaga hutan yang didanai UE yang bekerja untuk Dinas Kehutanan Kenya. David Kipkosgei Kiptilkesi, seorang lainnya, terluka dan dibawa pergi oleh para penjaga dan kondisinya masih belum diketahui.

Menghabisi hutan di Jantung Borneo: kasus memilukan Long Isun

Pada akhir abad 19, sebuah kelompok besar Dayak Bahau menetap di sungai Meraseh, anak sungai Mahakam Atas di Kalimantan Timur, Indonesia. Selama satu abad, mereka tinggal dengan damai di Long Isun sampai tahun 1980-an ketika pemerintah memindahkan mereka ke tepi sungai Mahakam.

Rencana dan prioritas FPP untuk CBD COP13 di Cancun, Meksiko

Pertemuan ketiga belas dari Konferensi Para Pihak Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD COP13) akan diadakan di Cancun, Meksiko, dari tanggal 4 sampai 17 Desember 2016. Bagi masyarakat adat dan komunitas lokal pertemuan ini akan menjadi sebuah platform untuk menyoroti kontribusi mereka terhadap konservasi dan pemanfaatan berkelanjutan dari keanekaragaman hayati dan merayakan kepentingan dan semangat pengetahuan tradisional dan keanekaragaman budaya.

Melestarikan ketidakadilan: Penggusuran dan pengusiran tanpa henti terhadap komunitas Sengwer di Embobut saat ini yang seharusnya tidak perlu dilakukan

Komunitas Sengwer di Embobut telah tercerai-berai, dengan sebagian besar masih tinggal di hutan-hutan mereka juga di kawasan terbuka dalam hutan di puncak Cherangany Hills meskipun telah digusur oleh Dinas Kehutanan Pemerintah Kenya (KFS). Di sana mereka menyelamatkan diri dari penganiayaan para penjaga hutan, dari pembakaran tempat huni darurat dan dari penghancuran barang-barang pokok rumah tangga mereka, serta dari ancaman penangkapan meskipun ada perintah Pengadilan Tinggi yang melarang penganiayaan dan penggusuran tersebut.

Acara Dialog Forest Peoples Programme tentang Pemantauan, Pelaporan dan Verifikasi (MRV) Berbasis Masyarakat

Dari tanggal 16 sampai 19 November 2015, FPP bekerjasama dengan mitra-mitra lokalnya yang bekerja di seluruh wilayah Afrika menyelenggarakan sebuah pertemuan di Yaoundé, Kamerun, tentang Pemantauan, Pelaporan dan Verifikasi (Monitoring, Reporting and Verification/MRV). Tujuan dari pertemuan MRV ini adalah untuk mengembangkan pendekatan umum untuk pemantauan berbasis masyarakat dan menjabarkan indikator-indikator dan alat yang tepat untuk MRV yang dapat diarusutamakan oleh FPP dan mitra di berbagai inisiatif di lapangan untuk mengamankan hak-hak masyarakat hutan.