Resources

KTT Iklim Paris: kesempatan terakhir untuk menghentikan perubahan iklim dan menghormatihak-hak masyarakat adat?

Sebagai akibat dari serangan mengerikan teroris yang telah mengejutkan seluruh dunia, KTT Iklim COP21 akan menjadi KTT iklim yang berbeda dari yang PBB dan Perancis bayangkan.

Oleh sebab itu, dunia melihat ke Paris dengan perasaan campur aduk antara derita dan harapan. Para Pihak dari Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) diharapkan membawa kesepakatan yang akan menjadi dasar bagi sebuah rezim perubahan iklim masa depan setelah tahun 2020. Tiga tindakan penentu merupakan kunci: yaitu (i) membatasi kenaikan suhu sampai 1,5°C (ii) meningkatkan pembiayaan iklim, dan (iii) meminta komitmen ATAU menawarkan kontribusi. Poin yang terakhir akan memutuskan apakah Paris akan menghasilkan kesepakatan yang mengikat berdasarkan keadilan iklim dan pendekatan berbasis hak atau tidak.

International Indigenous Peoples Forum on Climate Change (IIPFCC) Statement to the ADP 3 June 2015

Indigenous peoples' caucus calls on government parties negotiating the Paris Climate Agreement under the UN Climate Convention to secure collective land rights, respect FPIC and recognise the positive contribution of indigenous peoples' customary land management systems to climate change mitigation and adaptation.

Access the Statement: International Indigenous Peoples Forum on Climate Change (IIPFCC) statement to ADP, Bonn, June 2015

Open Letter Calls for EU to Promote Human Rights in all Climate Actions

Dear Mr Lambrinidis,

The undersigned organisations urge you to include in the updated EU Strategic Framework and Action Plan on Human Rights and Democracy an objective for the EU to pursue a human rights based approach in all areas of its external action without exception, including climate change related activities.