Resources

Akankah komitmen pemerintah Peru untuk mengakui hak masyarakat adat atas tanah dan sumberdaya sebagai bagian dari Program Investasi Hutan Bank Dunia menjadi kenyataan?

Pada tanggal 2 Agustus 2013, organisasi adat dan perwakilan pemerintah Peru mencapai kesepakatan untuk mengubah aspek-aspek kontroversial dari rancangan Rencana Investasi Hutan milik pemerintah, yang merupakan sebuah inisiatif yang dibiayai oleh Program Investasi Hutan Bank Dunia untuk mengatasi deforestasi. Rancangan tersebut rencananya akan disampaikan kepada sub-komite (FIP/Forest Investment Programme) Bank Dunia pada bulan Oktober 2013 tapi sebuah versi rancangan tersebut mendapat kecaman keras dari organisasi masyarakat adat pada bulan Juli karena rancangan tersebut tetap mengabaikan proposal adat dan melanggar kewajiban hukum Peru untuk menghormati hak-hak masyarakat adat atas tanah dan sumberdaya dan kebijakan pengaman Bank Dunia itu sendiri. 

IDB, Camisea dan Peru: Sebuah maaf, cerita perlindungan penyesalan

Bank Pembangunan Antar-Amerika atau Inter-American Development Bank (IDB) memainkan satu peran katalis dalam pembangunan proyek gas Camisea di wilayah Amazon Peru tahun 2002/2003 walaupun tidak ada kebijakan khusus bagi proyek-proyek yang berdampak bagi masyarakat adat. Ketika IDB menerapkan kebijakan tersebut pada tahun 2006, satu ketentuan penting diabaikan saat bank membuat pinjaman sebesar US$400 juta tahun berikutnya. Sementara itu, upaya yang dilakukan oleh Bank untuk seyogyanya 'melindungi' satu kawasan cadangan bagi masyarakat adat dalam 'pengasingan sukarela' yang terdampak langsung oleh proyek Camisea telah menunjukan bahwa proyek itu gagal total dan kini kelihatan jadi ironis oleh sejumlah rencana perluasan kegiatan operasi segera didalam kawasan Cadangan – rencana-rencana yang sedang hampir disetujui oleh IDB.

Kurangnya kebijakan perlindungan yang efektif di Bank Pembangunan Brazil

Meskipun Bank Pembangunan Brazil (BNDES) menjadi penanda-tangan Green Protocol, yang mengikat nilai dan syarat pinjaman pada pemberlakuan standar sosial dan lingkungan yang baik, yang juga memiliki inisiatif untuk menyusun satu kebijakan khusus untuk sektor peternakan, sayangnya kebijakan lingkungan bank masih sangat tidak jelas dan kurang transparan serta kurang memiliki kriteria nyata.

Indigenous peoples of the Peruvian Amazon denounce failure of the World Bank’s Forest Investment Programme in Peru to respect their rights to lands and territories

On the eve of the latest visit of the Forest Investment Programme (FIP) to Peru (18 -20 February 2013), AIDESEP, the Peruvian national indigenous organisation, has sent a letter to the FIP mission denouncing the efforts of the Peruvian government to backtrack on previous commitments to recognise millions of hectares of untitled indigenous territories as part of their ‘Forest Investment Strategy’. 

ARTIKEL TAMU: Proyek jalan raya lintas negara yang dicanangkan pemerintah Peru mengancam kelangsungan hidup masyarakat adat Isconahua

Robert Guimaraes Vásquez (Kelompok Regional untuk Pemantauan Megaproyek di Ucayali di Peru, GRMMU)

Usulan PROYEK JALAN RAYA LINTAS NEGARA Pemerintah Peru untuk menghubungkan kota Pucallpa (kawasan Ucayali) di wilayah Amazon Peru dengan kota Cruzeiro do Sul (negara bagian Acre) di Brasil mengancam kelangsungan hidup masyarakat adat Isconahau yang tinggal dalam “isolasi sukarela”. Di bulan Nopember 2012, pemerintah Peru, lewat PROVÍAS NACIONAL (sebuah lembaga di Kementerian Transportasi dan Komunikasi), memberikan lampu hijau bagi pelaksanaan proyek tersebut, yaitu IIRSA Centro, yang sejauh ini telah berlanjut memasuki studi kelayakan tahap dua.