Resources

Indigenous peoples in Colombia call for changes to international forest and climate programme

The Nonuya, Uitoto, Muinane and Andoque peoples of the Colombian Amazon, who self-identify as the ‘People of the Centre’, are calling for more information and substantive changes in the design of the Indigenous Peoples component of the Vision Amazonia forest and climate programme funded by the UK, Germany and Norway, including clear mechanisms to uphold land and territorial rights.

Pueblos indígenas en Colombia piden cambios en el programa internacional de bosques y clima

Los pueblos Nonuya, Uitoto, Muinane y Andoque de la Amazonía colombiana, que se autoidentifican como la “Gente de Centro” piden una mayor información y cambios sustantivos en el diseño del componente de los pueblos indígenas del programa  sobre bosques y clima Visión Amazonía financiado por el Reino Unido, Alemania y Noruega, incluyendo mecanismos claros para defender los derechos territoriales y sobre las tierras.

PRESS RELEASE: Call for Action - Indonesian Government must address violation of community's rights

The Indonesian government must address the human rights violations in Long Isun, Indonesia – a global gathering has declared. Delegates from Africa, Asia and Latin America heard first-hand testimonies of the growing harm facing forest communities around the world. From Indonesia, many cases demonstrated that Government plans and policies favoured the interests of large companies to the detriment of unprotected communities. They have called on the Government to protect the rights of the communities.

PRESS RELEASE: Himbauan Aksi: Pemerintah Indonesia harus bertindak atas pelanggaran terhadap hak-hak masyarakat

Pemerintah Indonesia harus bertindak atas pelanggran hak asasi manusia di Long Isun, Mahakam Hulu, Indonesia-Deklarasi dari sebuah pertemuan internasional. 

Delegasi dari Afrika, Asia dan Amerika Latin mendengar langsung kesaksian dari perkembangan yang membahayakan masyarakat kehutanan di seluruh dunia. Dari Indonesia, banyak kasus memperlihatkan bagaimana rencana dan kebijakan pemerintah lebih menguntungkan kepentingan dari perusahaan-perusahaan besar yang dapat mengakibatkan kerugian pada masyarakat yang tidak terlindungi dengan baik.

JUMPA PERS: RSPO memutuskan Wilmar telah melanggar hak-hak masyarakat adat Kapa dari Sumatera Barat

Panel Pengaduan RSPO baru saja mendapatkan temuan, yang mendukung pengaduan terhadap raksasa minyak sawit, Wilmar International, bahwa perusahaan tersebut memang secara tidak sah telah mengambilalih tanah masyarakat adat Kapa tanpa persetujuan masyarakat bersangkutan. Di bulan Oktober 2014, masyarakat Kapa, yang merupakan masyarakat adat dari Sumatera Barat, telah mengajukan pengaduan resmi kepada RSPO yang menyatakan bahwa anak perusahaan Wilmar International, PT PHP1, telah mengambil alih sebagian tanah adat mereka dan membangun perkebunan sawit tanpa persetujuan masyarakat.