Recursos

E-Boletín FPP Diciembre 2013 (PDF Version)

Queridos amigos:

¿Qué perspectivas hay de proteger los derechos territoriales de los pueblos indígenas, las comunidades locales y las mujeres en un futuro cercano?

E-Boletín FPP Octubre 2013 (PDF Version)

Queridos amigos: 

El principio de que el disfrute de los derechos humanos es a la vez el medio y el objetivo del desarrollo resalta la importancia de la supervisión de los derechos humanos como medio para empoderar a sus titulares  para que los ejerzan, al tiempo que exigen a los Estados y otros agentes que rindan cuentas de sus obligaciones relacionadas con los derechos humanos.  

Lembar Berita Elektronik FPP Oktober 2013 (versi PDF)

Teman-teman yang baik, 

Prinsip bahwa pemenuhan hak asasi manusia adalah sarana sekaligus tujuan pembangunan membawa perhatian pada pentingnya pemantauan hak asasi manusia sebagai sarana untuk memberdayakan para pemegang hak untuk menegakkan hak-hak mereka, seraya tetap menuntut tanggungjawab negara dan aktor-aktor lainnya untuk melaksanakan kewajiban hak asasi mereka.

Permohonan untuk Mempertimbangkan Lebih Lanjut mengenai Situasi Masyarakat Adat Merauke, Provinsi Papua, Indonesia, dalam Prosedur Aksi Mendesak dan Peringatan Dini dari Komisi Pemberantasan Diskriminasi Rasial. 25 Juli 2013

Subyek permohonan ini adalah kerusakan ekstrim yang ditimbulkan terhadap masyarakat adat Papua oleh proyek Merauke Integrated Food and Energy Estate (selanjutnya disebut “proyek MIFEE”), sebuah proyek agroindustri raksasa inisiatif Negara yang dijalankan oleh berbagai perusahaan, yang hingga saat ini mencakup tanah masyarakat adat Merauke seluas 2,5 juta hektare. Masyarakat adat yang terkena dampak proyek telah mengalami kehilangan tanah yang luas akibat pengambilalihan oleh perusahaan-perusahaan yang terlibat dan dikonversi menjadi perkebunan. Kerusakan permanen yang mereka alami terus meluas dan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah perusahaan yang mulai beroperasi.

E-Boletín FPP Julio 2013 (PDF Version)

Queridos amigos:

El reconocimiento, el respeto y el beneficio mutuos son algunos de los atributos deseables en toda relación humana. Los pueblos indígenas y otros pueblos de los bosques también esperan estas cualidades en sus relaciones con otros, ya sean gobiernos, empresas privadas, ONG u otras organizaciones y comunidades de pueblos indígenas.  Este número del boletín electrónico de noticias del Forest Peoples Programme informa del estado de varias relaciones entre pueblos de los bosques y diferentes instituciones, mientras estas son forjadas, puestas a prueba o rotas, en el curso de las afirmaciones de la defensa de los derechos humanos básicos, la justicia social y la solidaridad.

Lembar Berita Elektronik FPP Juli 2013 (versi PDF)

Teman-teman terhormat,

Saling mengakui, saling menghormati dan saling menguntungkan adalah atribut-atribut yang diinginkan dari semua hubungan manusia. Masyarakat adat dan masyarakat-masyarakat hutan lainnya juga mengharapkan hal-hal ini dalam hubungan mereka dengan orang lain – apakah dengan pemerintah, perusahaan swasta, NGO atau organisasi masyarakat adat dan komunitas lainnya. Edisi Lembar Berita Elektronik Forest Peoples Programme kali ini melaporkan keadaan hubungan-hubungan antara masyarakat hutan dengan berbagai lembaga – seraya hubungan-hubungan ini dibina, diuji atau pecah – dalam perjalanan penegasan untuk menegakkan hak asasi manusia, keadilan sosial dan solidaritas.

Violencia contra las mujeres y niñas indígenas: Un fenómeno complejo

Esta nota informativa, publicada por el Asia Indigenous Peoples Pact o AIPP (Pacto de Pueblos Indígenas de Asia) y el Forest Peoples Programme tiene la finalidad de fomentar el debate y la reflexión sobre la complejidad de los retos que plantea la violencia contra las mujeres y las niñas indígenas. La labor de las organizaciones de mujeres indígenas tanto de Asia como del resto del mundo está llamando crecientemente la atención sobre la necesidad de realizar un análisis específico de este tipo de violencia para poder comprender con precisión su naturaleza y sus formas. Esta nota también tiene la finalidad de aclarar la necesidad de respetar los derechos en su totalidad, para respetar y proteger simultáneamente los derechos individuales y colectivos de las mujeres indígenas.

Kekerasan Terhadap Perempuan Adat, Baik Tua dan Muda: Sebuah fenomena yang kompleks

Paparan teknis (briefing note) ini, diterbitkan oleh Pakta Masyarakat Adat Asia [Asia Indigenous Peoples Pact (AIPP)] dan Forest Peoples Programme dimaksudkan untuk membangun diskusi dan pemikiran tentang kompleksitas tantangan-tantangan kekerasan terhadap perempuan adat tua dan muda.  Kerja-kerja yang tengah dilakukan oleh organisasi-organisasi perempuan adat di Asia dan di seluruh dunia telah semakin menarik perhatian pada kebutuhan akan adanya analisis spesifik dan pemahaman tentang sifat dan bentuk kekerasan tersebut. Catatan ini juga bermaksud untuk menjelaskan kebutuhan untuk menghormati hak-hak secara totalitas, untuk menghormati sekaligus melindungi hak-hak individu dan kolektif perempuan adat.

E-Boletín FPP Febrero 2013 (PDF Version)

Estimados amigos:

Siempre que alguien comenta que no se ha podido poner en práctica una solución por «falta de voluntad política», inmediatamente me pregunto: ¿de quién es la voluntad política y qué intereses están haciendo presión para que no se ponga en práctica? 

Lembar Berita Elektronik FPP Februari 2013 (versi PDF)

Sahabat-sahabat tercinta,

Saat seseorang mengatakan bahwa suatu solusi gagal karena ‘kurangnya kemauan politik’, saya secara otomatis langsung bertanya pada diri sendiri: kemauan politik siapa dan kepentingan-kepentingan apa yang mendorong hal sebaliknya?