Recursos

The Maninjau Resolution

The Maninjau Resolution

28th January 2016

Wilmar’s broken promises: we want action not just pledges

The world’s largest palm oil trading company, Wilmar International Ltd. (F34.SI / WLIL.SI), promised ‘Zero Exploitation’ throughout its supply chain alongside its commitment to ‘Zero Deforestation’. As human rights workers and NGOs that support the rights of the indigenous peoples and local communities in Indonesia and internationally, we NGOs who assembled here near Lake Maninjau in West Sumatra on 26-28 January 2016, declare the following.

Resolusi Maninjau

Resolusi Maninjau28 Januari 2016

Wilmar, “Kami butuh tindakan bukan ikrar”

Perusahaan perdagangan minyak sawit terbesar dunia, Wilmar International Ltd. (F34.SI / WLIL.SI), berikrar untuk menjalankan kebijakan ‘Nol Eksploitasi’ atau ‘Zero Exploitation’ di seluruh rantai pasoknya seiring dengan komitmennya untuk ‘Nol Deforestasi’. Sebagai NGO dan pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) yang mendukung hak-hak masyarakat adat dan komunitas lokal -baik di Indonesia maupun di dunia, kami, sejumlah NGO dan masyarakat yang berkumpul di lereng bukit tepi Danau Maninjau, Sumatra Barat, 26-28 Januari 2016, menyampaikan pernyataan-pernyataan berikut: