Forest Peoples Programme telah bergabung dengan LSM-LSM lain untuk menyatakan keprihatinan mengenai akuntabilitas di Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB)

Forest Peoples Programme telah bergabung dengan LSM-LSM lain untuk menyatakan keprihatinan mengenai akuntabilitas di Bank Investasi Infrastruktur Asia (AIIB)

FPP telah menyatakan kekhawatirannya dalam sebuah pernyataan publik tentang keputusan yang akan diambil Dewan AIIB mengenai usulan Kerangka Akuntabilitas yang memutuskan siapa yang menyetujui penggunaan uang dari pembayar pajak dalam pendanaan projek. Tampaknya AIIB mengusulkan untuk memberikan kuasa untuk menyetujui beberapa projek kepada Manajemen Bank tersebut, bukannya kepada ke-12 anggota Dewan Eksekutif Bank. Usulan tersebut merongrong akuntabilitas dan kesempatan untuk pengawasan publik, dan dengan demikian mempertanyakan tata kelola AIIB dan janjinya untuk beroperasi sesuai prinsip-prinsip hemat, bersih dan hijau miliknya.

FPP juga telah ikut serta dalam mengomentari Rancangan Mekanisme Penanganan Pengaduan yang diajukan AIIB. Pengajuan bersama ini (yang disertai sebuah lampiran berisikan komentar lengkap) menyatakan keprihatinan bahwa Bank mengusulkan Mekanisme Akuntabilitas Independen untuk pengaduan masyarakat yang jauh di bawah standar mekanisme-mekanisme sejenis lainnya dalam hal aksesibilitas dan transparansi, meskipun Bank telah berjanji untuk mengadopsi praktik terbaik di bidang ini. Secara keseluruhan, ada kekhawatiran yang nyata bahwa mekanisme yang diusulkan tersebut tidak dapat mencapai tujuan yang dinyatakannya untuk mencegah dan menyelesaikan kerugian yang dialami oleh masyarakat yang terkena dampak projek.

Pernyataan publik, pengajuan bersama dan lampirannya dapat diunduh di bawah ini (hanya tersedia dalam Bahasa Inggris).