Video: Lokakarya tentang pemanfaatan berkelanjutan berbasis adat pada Konferensi Jaringan Adat Dunia (World Indigenous Network)

Professor Stephan Schnierer sedang memberikan presentasi saat Lokakarya Pemanfaatan Berkelanjutan Secara Adat dalam Konferensi
By
Pernilla Malmer (SwedBio)

Video: Lokakarya tentang pemanfaatan berkelanjutan berbasis adat pada Konferensi Jaringan Adat Dunia (World Indigenous Network)

Dari hari Minggu 26 Mei 2013 sampai hari Jumat 31 Mei 2013 Konferensi Jaringan Adat Dunia (WIN) perdana berlangsung di Darwin, Australia. Konferensi ini dirancang untuk membangun fondasi yang kuat untuk sebuah Jaringan Adat Dunia yang inovatif dan kokoh, dengan program yang ditujukan untuk Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal yang memiliki peran aktif dalam mengelola lingkungan alam, untuk datang bersama-sama, bertemu dan berbagi cerita dan pengalaman. Baca lebih lanjut tentang WIN di sini: http://www.worldindigenousnetwork.net/ 

FPP menyiapkan dan menyelenggarakan sebuah lokakarya di konferensi tersebut, bersama dengan Forum Masyarakat Adat Internasional untuk Keanekaragaman Hayati [International Indigenous Forum on Biodiversity (IIFB)] dan sekretariat CBD, tentang pemanfaatan  berkelanjutan berbasis adat (Pasal 10c dari CBD). Tujuan acara ini adalah untuk membangun sebuah jaringan yang beragam dan diberdayakan dari para pengelola lahan dan laut komunitas adat dan lokal yang tertarik dan berkomitmen untuk bekerja pada isu-isu 10(c) di tingkat lokal, nasional dan global, dan yang tertarik untuk berbagi informasi dan menyediakan masukan secara reguler. Sudah ada ‘jaringan 10c’ ad-hoc dalam Forum Adat Internasional Keanekaragaman Hayati (IIFB), namun jaringan ini akan mendapatkan manfaat yang sangat besar dari anggota tambahan yang membawa pengalaman dan pandangan baru.

Acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan berbagi informasi tentang CBD pada umumnya, dan tentang aspek-aspek penting CBD yang berkaitan dengan masyarakat adat dan komunitas lokal pada khususnya, seperti Pasal 8(j) dan 10(c) mengenai pengetahuan tradisional dan pemanfaatan keanekaragaman hayati berbasis adat dan mengenai sarana dan kesempatan untuk terlibat dalam proses. Presentasi disajikan oleh Mr John Scott, Programme Officer untuk Pengetahuan Tradisional untuk CBD, dan Profesor Stephan Schnierer, seorang peneliti adat dari Southern Cross University di Lismore, New South Wales, yang saat ini memimpin sebuah tim peneliti tentang perikanan budaya adat, dan yang juga merupakan salah satu pimpinan utama dari kelompok IIFB di 10c.  

Semua presentasi, serta video dari seluruh lokakarya, dapat diunduh dari situs WIN, di sini: http://www.worldindigenousnetwork.net/win-conference-darwin-2013/cbd-side-event-expanding-and-strengthening-an-indigenous-and-local-community-network-on-customary-sustainable-use-cbd-article-10c 

Mengenai langkah selanjutnya setelah konferensi, umpan balik mengenai scoping paper atau lingkup kajian akan digunakan untuk membentuk masa depan WIN. Komentar mengenai lingkup kajian/scoping paper (juga tersedia dalam bahasa Perancis dan Spanyol) dapat disampaikan melalui website WIN, di sini: http://www.worldindigenousnetwork.net/scoping-paper