National Indigenous Women's Federation (NIWF) (Nepal)

National Indigenous Women's Federation (NIWF) (Nepal)

Nepal

Latar Belakang

Federasi Nasional Perempuan Adat (National Indigenous Women’s Federation/NIWF) adalah sebuah organisasi payung organisasi-organisasi khusus perempuan Adivasi Janajati (pribumi/asli) yang berbasis di Kathmandu. Berbagai peran yang dimainkan perempuan adat Nepal berkontribusi untuk menjaga, melestarikan dan mempromosikan identitas khas Masyarakat Adat. Bahasa dan keterampilan budaya, dan pengetahuan tradisional dalam pengelolaan masyarakat dan sumber daya yang mereka miliki bersifat khas. Yang penting, mereka adalah pemegang pengetahuan untuk memelihara bumi, lingkungan dan sumber daya alam, dan memainkan peran penting dalam pengelolaan bumi dan lingkungan yang berkelanjutan, sehingga mereka juga berkontribusi terhadap semua manusia secara nasional maupun global. Secara tradisional dan budaya perempuan adat adalah pengambil keputusan dalam keluarga dan masyarakat dan sering kali berperan dalam membangun perdamaian dan rekonsiliasi.

Namun, peran dan kontribusi mereka tidak diakui oleh negara. Hukum, kebijakan dan praktik-praktik dalam kehidupan bermasyarakat sangat meminggirkan, mengecualikan, mencabut, dan mendiskriminasi perempuan adat. Meskipun adanya fakta ini, perempuan adat masih tetap mempertahankan sebagian atau seluruh pengetahuan, keterampilan, budaya, peran pengambilan keputusan dan lembaga-lembaga tradisional. Jadi para pemimpin perempuan dari berbagai organisasi masyarakat adat mendirikan NIWF sebagai sebuah federasi pada tahun 1999, dan mendaftarkannya sebagai badan hukum pada tahun 2000, dengan tujuan untuk menjamin hak untuk berpartisipasi dalam semua struktur negara dengan identitas mereka yang berbeda itu. Saat ini, 31 organisasi perempuan adat telah berafiliasi di bawah organisasi paying ini.

Di Nepal, perempuan Adivasi Janajati memiliki pengalaman pahit dari sistem-sistem patriarki struktural dan politik dominasi yang melekat. Pengucilan sosial berdasarkan gender telah menjadi bagian penting dari lingkungan masyarakat Nepal selama berabad-abad. Begitu juga, pengucilan sosial berdasarkan etnis sudah lama terjadi di Nepal. Dengan demikian, Perempuan Adat Nasional menghadapi pengucilan sosial bukan hanya karena mereka adalah perempuan, tetapi juga dikarenakan etnis mereka. Perempuan mencakup 50,4 persen dari penduduk Nepal, di mana sebanyak 37,5 persen adalah perempuan Adivasi Janajati. Adalah fakta bahwa negara tidak mengakui "identitas" perempuan Adivasi Janajati, menyingkirkan hak mereka dari proses pengambilan kebijakan dan mengkategorikan mereka secara umum sebagai "perempuan Nepal". Selain itu, perempuan Adivasi Janajati terpinggirkan dan dikecualikan dari berbagai pembangunan nasional. Perermpuan Adivasi Janajati menderita tiga bentuk diskriminasi, Pertama, karena mereka perempuan, Kedua, karena mereka adalah etnis Adivasi Janajati, dan Ketiga, karena mereka adalah Perempuan Adivasi Janajati.

Tujuan

  1. Menjamin hak-hak konstitusional, hukum, politik, sosial, budaya, religius, pendidikan, ekonomi dan adat perempuan adat.
  2. Menjamin hak-hak perempuan adat di daerah-daerah otonom etnis, bahasa dan regional melalui organisasi-organisasi perempuan adat dan pengembangan kapasitas organisasi-organisasi mereka.

 

3.
By
National Indigenous Women's Federation (NIWF) (Nepal)
2.
By
National Indigenous Women's Federation (NIWF) (Nepal)