Skip to content

Panel Pengaduan RSPO mendapati Golden Veroleum Liberia (GVL) tidak mematuhi standar-standar PEDIATAPA

Translations available: Spanish French English

Pada tanggal 13 Februari FPP bergabung dengan masyarakat dan mitra setempat di Liberia dalam menyambut keputusan Panel Pengaduan RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil) tentang Golden Veroleum Liberia (GVL). Keputusan baru-baru ini diambil menyusul sebuah tinjauan independen atas pelaksanaan keputusan-keputusan Panel sebelumnya oleh GVL yang menyangkut sejumlah pengaduan yang diajukan sejak tahun 2012.

Keputusan baru ini menyoroti kegagalan GVL yang sangat besar untuk mematuhi standar Persetujuan Atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan (PEDIATAPA) yang terkandung dalam Prinsip dan Kriteria RSPO yang bertindak sebagai standar sukarela industri untuk memastikan perlindungan hak asasi manusia di sektor ini.

Parahnya, keputusan baru tersebut mendapati bahwa GVL tidak mengizinkan masyarakat setempat untuk secara bebas menentukan perwakilan mereka; mengumbar janji-janji lapangan kerja dan manfaat-manfaat untuk mendapatkan kesepakatan pelepasan tanah; menandatangani kesepakatan tanpa memastikan bahwa masyarakat setempat memiliki akses ke nasihat hukum independen; menggunakan metode-metode yang bersifat memaksa dalam mencapai kesepakatan-kesepakatan tersebut, tidak melaksanakan pemetaan partisipatif, dan terus membangun di atas tanah suci walaupun telah diberitahu dan sebelum keputusan didapat.

Akibatnya, keputusan baru tersebut akhirnya menegaskan apa yang telah diperdebatkan oleh masyarakat sipil dan masyarakat setempat Liberia selama enam tahun, bahwa GVL selalu dan terus-menerus tidak mematuhi standar-standar PEDIATAPA kunci dan akibatnya mendapatkan tanah untuk beroperasi secara ilegal dengan jelas-jelas melanggar hukum hak asasi manusia internasional. Untuk negara termiskin keempat di dunia, yang populasinya terus bergantung pada pertanian skala kecil, pelanggaran hak adat ini terus membahayakan keamanan lahan dan pangan dari populasi yang rentan di daerah operasi GVL dan sangat kontras dengan klaim mereka untuk melaksanakan pembangunan yang sangat dibutuhkan di daerah itu.

Masyarakat sipil Liberia merilis sebuah pernyataan yang tidak hanya menyambut baik keputusan tersebut tetapi juga berkomitmen untuk memastikan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat setempat di daerah operasi GVL dan secara lebih umum untuk masa depan yang berkelanjutan dari keterlibatan sektor kelapa sawit di Liberia.

Meskipun belum ada pernyataan resmi dari GVL pada tahap ini, FPP, bersama-sama para mitra di Liberia, menantikan penerimaan penuh dari mereka atas keputusan tersebut dan komitmen mereka untuk segera melaksanakannya secara penuh.

Baca lebih lanjut tentang kisah tersebut di sini, atau unduh surat-suratnya di bawah ini (dalam bahasa Inggris)

Overview

Resource Type:
News
Publication date:
20 March 2018
Region:
Liberia
Programmes:
Law and Policy Reform Access to Justice Legal Empowerment Supply Chains and Trade

Show cookie settings